Halaman

Rabu, 30 Mei 2012

SUNDAK, BEAUTIFUL BEACH IN SOUTH EAST OF JOGJA !



Pantai sundak adalah salah satu pantai yang terletak di kabupaten Wonosari, berada di deretan pantai selatan di Wonosari diantaranya kukup,krakal,dan baron. pantai sundak terletak di kawasan Wonosari berjarak tempuh sekitar 2 jam dari kota Jogyakarta, pantai sundak menawarkan panorama pantai yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Pantai sundak berbeda dengan pantai lain yang ada di Jogja, kalau kebanyakan pantai di Jogja berpasir hitam, sundak memiliki pasir putih yang seakan menambah keindahan dan daya tarik tersndiri bagi para pengunjung. hanya dengan RP 3.000,00 saja kita sudah bisa masuk ke kawasan pantai sundak ini.

JLFR


Jogja Last Friday adalah sebuah kegiatan bersepeda pada hari jum;at akhir bulan, yang diikuti oleh berbagi komunitas sepeda yang ada di kot Jogja. Kegiatan ini terilhami oleh peristiwa Critical Mass yang ternyata sudah menjadi tradisi gerakan bersepeda di lebih dari 300 kota di dunia

Satu pesan yang dibawa dari kegiatan jogja last friday ride adalah mengkampayekan sepeda sebagai sebuah alat transportasi untuk bekerja, ke kampus, ke pasar dan kemana saja. Jogja Last Friday merupakan wujud nyata  dari semua komunitas sepeda yang ada di kota Jogja untuk menjaga bumi. 

Berbagai komunitas sepeda mengikuti acara ini. Mulai dari komunitas sepeda MTB, fixed gear, seli, sepeda onthel, low rider, dll, mereka semua antusias dengan acara bernamakan Jogja Last Friday. Selain mengurangi polusi, kami juga mengkampanyekan sepeda sebagai alat transpostasi, untuk ke tempat kerja, kampus, dll.

Rute kegiatan Jogja Last Friday ini biasanya di mulai dari stadion Mandala Krida atau Kridosono lalu berkeliling memutari kot Jogja dan kemudian berakhir di pusat kota Jogja, yaitu di kawasam titik nol Jogjakarta.

LAVA TOUR MERAPI !

 Lava tour Merapi adalah suatu obyek wisata yang dicanangkan setelah meletusnya atau erupsi dari gunung merapi di Jogjakarta pada tahun 2010 lalu.
Dibukanya obyek wisata di wilayah lereng gunung Merapi ini, dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan kepada para pengunjung betapa dahsyatnya dampak dari letusan gunung Merapi itu sendiri yang meluluhlantakan kawasan di sekitar lereng gunung Merapi tersebut.

Dan membuat rakyat Jogja untuk yang kedua kalinya berduka setelah bencana gempa bumi yang melanda Jogja pada tahun 2006 silam.

Menikmati pemandangan Gunung Merapi kini sungguh mempesona terutama dengan fasilitas kendaraan jeep yang cocok untuk melalui medan-medan cukup terjal dan jalan yang sudah rata dan penuh bebatuan besar sisa erupsi Merapi, namun pengunjung tidak perlu risau karena di sana sudah ada jasa penyewaan kendaraan jeep, dengan masing -masing paket yang ditawarkan yaitu :


1.Lava Tours dengan Jeep (Rute Pendek) biaya Per orang Rp. 100.000,-
Start: Telaga Putri-Kali kuning-Kali Opak-Kali Gendol-Desa Petung, DesaJambu-desa Kali Adem-
Finish: di Gardu Pandang Kawasan Kaliurang
Jarak tempuh: 20 Km
Lama Waktu: 1,5 jam

2.Lava Tours dengan Jeep (Rute panjang) Biaya Per orang Rp. 200.000,-
Rute: Telaga Putri-Kali kuning-Kali Opak-Kali Gendol-Desa Petung, DesaJambu-desa Kali Adem-dusun Bronggang-dusun Klai tengah-Makam Mbah Marijan 2km dr puncak Merapi-
Finish: di Gardu Pandang Kawasan Kaliurang
Jarak tempuh: 30 KM
Lama Waktu 2, 5 Jam
3. Paket Gabungan Lava Tours dengan Kaliurang Cycling Tours
Biaya menyesuaikan jumlah Peserta
Setelah berpetualang Lava Tours dilanjutkan dengan bersepeda start di Gardu Pandang – Museum Merapi – Area persawahan-Suasana Pedesaan-kebun salak-Rumah makan yang di kehendaki.
Lama Waktu: 4 Jam

dengan adanya berbagi fasilitas tersebut tentu saja membantu para pengunjung yang akan berkunjung ke Merapi, So jadi tunggu apalagi segeralah ke sana !

Selasa, 29 Mei 2012

WADUK SERMO, THE WONDERFUL PLACE OF WEST PROG !



WADUK SERMO, THE WONDERFUL PLACE OF WEST PROG!

Waduk Sermo adalah waduk yang terletak di kabupaten Kulon Progo, lebih tepatnya di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo dan kurang lebih 5 sampai 6 km sebelah barat kota Wates. Waduk ini dibangun sebenarnya di fungsikan sebagai penyangga air untuk pertanian di daerah sekitar waduk tersebut, namun setelah diresmikan oleh presiden Soeharto tahun 1996 fungsi waduk bertambah yaitu sebagai kawasan wisata. Di waduk seluas 157 ha ini kita dapat menikmati indahnya pemandangan waduk yang luar biasa indahnya dengan view birunya air dan pepohonan hijau yang seolah tertata rapi di tepi waduk ditambah semilir angin seolah menambah indahnya tempat ini.


Akses ke waduk dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat namun tetap harus berhati – hati karena jalannya banyak tanjakan dan berkelok – kelok. Sesampainya di TPR untuk satu kendaraan beroda dua dikenakan biaya sebesar 5000 rupiah saja, sedangkan untuk kendaraan beroda empat dikenakan biaya sebesar 7000 rupiah. Untuk biaya parkir kendaraan, roda dua 2000 rupiah, roda empat 4000 rupiah.
 
Bagi yang suka memancing waduk sermo adalah tempat yang tepat karena disini terdapat berbagai jenis ikan air tawar, selain memancing di sini pengunjung juga berkeliling waduk dengan menggunakan perahu. Ditempat ini juga sering diadakan festival budaya secara rutin tiap bulannya, tepatnya pada minggu ke-1 dan minggu ke-3, salah satunya yaitu festival perahu naga yang diadakan pada bulan November tahun 2011 lalu.
Sedangkan bagi anda penggemar gowes pada setiap minggu pertama bulan, komunitas menoreh bikers mengadakan gowes mengelilingi waduk sermo, dimulai dari rumah dinas bupati Kulon Progo utara alun-alun Wates dan berakhir di waduk sermo. Jadi tunggu apalagi segeralah berkunjung ke Waduk Sermo !

Wow di Kulon Progo akan dibangun bandara !


TEMPO.CO, Yogyakarta - Pembangunan fisik Bandar Udara (Bandara) Internasional Yogyakarta segera dimulai pada 2013. Kementerian Perhubungan mendesak investor untuk segera merealisasikan pembangunan itu. Sebab, Bandara Adi Sutjipto saat ini sudah tidak memadai untuk kebutuhan penerbangan komersial. Apalagi bandara itu merupakan bandara militer.


"Pembangunan bandara baru di Daerah Istimewa Yogyakarta sepenuhnya ditangani swasta, pemerintah tidak memiliki banyak kewenangan dalam mencampuri urusan ini," kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Sutantono, Sabtu, 5 Mei, 2012.


Pemerintah, kata dia, hanya bisa membantu dari sisi regulasi dan kebijakan pendukung lainnya. Selebihnya menjadi kewenangan PT Angkasa pura I, dengan beberapa investor asing yang menjadi mitra kerja.

Saat ini investor telah menyelesaikan proses studi kelayakan. Dalam hasil penelitian yang ada sudah ada dua lokasi di Bantul dan Kulonprogo yang menjadi prioritas. Lokasi di Paliyan, Temon, Kulonprogo, bakal menjadi lokasi paling ideal karena menempati ranking pertama.

"Anda sudah tahu, saya tak perlu memerinci di mana lokasinya," kata Bambang menjawab lokasi yang dipilih antara Bantul dan Kulonprogo.


Dari hasil penelitian tersebut juga sudah ditindaklanjuti dengan penyusunan detail desain. Desain bandara akan mengampu kebutuhan yang harus disediakan dalam mendukung bandara bertaraf internasional.

Desain sudah harus selesai pada 2012 karena pembangunan fisik bandara mulai 2013. Termasuk tata ruang dan kawasan di sekitar lokasi. Bambang menambahkan, bandara ini akan diarahkan sebagai konsep city airport, bukan airport city. Jadi banyak akses yang dibangun untuk mendukung bandara baru tersebut. "Termasuk akses transportasi kereta api dan jalan raya," kata dia.

Ditemui terpisah Ketua Jogja Invesment Forum (JIF), Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Hadiwinoto, menyatakan pembangunan bandara ini akan banyak melibatkan investor nasional bersama dengan asing. "Tapi kami berharap investor lokal diutamakan. Kami akan menjembatani para investor," kata dia.

Sayangnya, kata dia, rencana pembangunan bandara baru ini sudah menimbulkan gejolak harga tanah. Meskipun mayoritas tanah yang digunakan merupakan Pakualaman ground, ada sebagian yang milik masyarakat.

Para spekulan tanah sudah mulai gerilya di wilayah yang akan digunakan sebagai lokasi bandara. Hal tersebut harus ditekan untuk mendukung iklim investasi.

Senin, 02 April 2012

Malioboro the 'heart' of Jogjakarta.

Pada kali ini saya akan memosting tentang salah satu tempat wisata di Yogyakarta, yaitu Malioboro.

Semua orang yogya pasti tau tempat ini, salah satu tempat wisata  belanja yang ada di  Kota Yogyakarta dimana  kita bisa mendapatkan hal - hal  yang khas dari  kota   gudeg ini   mulai dari makanan  sampai dari pernak pernik kota ini.

Sebelum berubah menjadi jalanan yang ramai, Malioboro hanyalah ruas jalan yang sepi dengan pohon asam tumbuh di kanan dan kirinya. Jalan ini hanya dilewati oleh masyarakat yang hendak ke Keraton atau kompleks kawasan Indische pertama di Jogja seperti Loji Besar (Benteng Vredeburg), Loji Kecil (kawasan di sebelah Gedung Agung), Loji Kebon (Gedung Agung), maupun Loji Setan (Kantor DPRD).


Namun keberadaan Pasar Gede atau Pasar Beringharjo di sisi selatan serta adanya permukiman etnis Tionghoa di daerah Ketandan lambat laun mendongkrak perekonomian di kawasan tersebut.

Kelompok Tionghoa menjadikan Malioboro sebagai kanal bisnisnya, sehingga kawasan perdagangan yang awalnya berpusat di Beringharjo dan Pecinan akhirnya meluas ke arah utara hingga Stasiun Tugu.

Dan sekarang Malioboro  sudah berkembang menjadi  tempat wisata belanja yang dikenal para para turis baik turis domestik maupun turis mancanegara. Di  tempat ini kita bisa mendapatkan hal -hal yang khas dari Kota Yogyakarta baik dari makanan sampai cinderamata .

Selain itu di kawasan Malioboro sering diadakan beragam karnaval mulai dari gelaran Jogja Java Carnival, Pekan Budaya Tionghoa, Festival Kesenian Yogyakarta, Karnaval Malioboro, dan masih banyak lainnya. Jadi, segeralah berkunjung ke Malioboro...........

Jumat, 02 Maret 2012

Kebakaran landa toko kembang api di Jogja

JOGJA - Kebakaran dahsyat melanda toko dan gudang kembang api di jalan kyai mojo, yogya, selasa (28/2).

Ledakan berdentam-dentam terjadi sudah hampir setengah jam. Asap tebal membubung ke udara. Arus lalin di jalan kyai mojo lumpuh total.

Amukan si jago merah benar-benar mengerikan karena disertai ledakan tak henti-hentinya. Percikan api terlihat di angkasa saat berkuintal-kuintal mercon dan kembang api terlempar ke udara.

Sejumlah mobil pemadam berjibaku menjinakkan kobaran api. Ratusan warga menonton kejadian ini.
Sumber : http://jogja.tribunnews.com & http://www.kotajogja.com